A. Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran 1 kalian dapat menjelaskan objek permasalahan Biologi pada tingkatan organisasi makhluk hidup dengan pendekatan cabang-cabang ilmu Biologi serta manfaat biologi dengan sikap teliti, tanggung jawab, mandiri dan disiplin serta bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa
B. Uraian Materi
Perhatikan Gambar berikut ini !
Gambar 1. Virus Corona
Sumber: National-Geografic Indonesia-Grid.ID
Ada apa dengan gambar virus di atas sehingga dilakukan belajar di rumah?
Untuk memahaminya, kalian perlu menyimak uraian materi berikut ini!
1. Tingkat Organisasi Kehidupan
Pembelajaran kita kali ini diawali dengan membahas tentang tingkat organisasi kehidupan yang diawali dari tingkatan molekul – sel – jaringan – organ dan tingkat organ – individu – populasi – komunitas – ekosistem – bioma dan biosfer. Makhluk hidup memiliki karakteristik dasar, yaitu tersusun dari sel yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan, bernapas, merespons rangsang, bereproduksi, dan beradaptasi terhadap lingkungan.
a. Tingkatan Molekul
Makhluk hidup membutuhkan molekul organik sebagai sumber energi untuk menjalankan proses kehidupannya. Ada 4 kelompok utama molekul yang dibutuhkan oleh makhluk hidup :
1) Karbohidrat
2) Lemak
3) Protein
4) Asam nukleat.
b. Tingkatan Sel
Sel merupakan bagian terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup. Sel tersusun atas tiga bagian utama, yaitu membran sel, sitoplasma, dan inti sel. Untuk lebih memahami penjelasan di atas, coba kalian perhatikan gambar bagian-bagian sel seperti pada gambar di bawah ini.
Gambar 2. Sel Hewan dan Tumbuhan
Sumber : Kompasiana.com
c. Tingkatan Jaringan
Jaringan pada hewan/manusia terdiri atas beberapa macam, diantaranya : jaringan epitel, jaringan saraf, jaringan otot, jaringan ikat, jaringan rangka, dan jaringan darah.
Gambar 3. Jaringan pada manusia
Sumber: Jaringan Tubuh. Blogger (Google image)
Sedangkan pada tumbuhan terdiri atas beberapa macam, diantaranya : jaringan epidermis, jaringan pengangkut, jaringan penguat, jaringan mesofil, jaringan parenkim, dan jaringan meristem.
Gambar 4 : Jaringan Tumbuhan
Sumber : Cerita Cita.com (google.image)
d. Tingkatan Organ dan Sistem Organ
Adanya berbagai jaringan yang membentuk suatu organ, memungkinkan suatu organ tersebut mempunyai kemampuan untuk melaksanakan fungsi hidup yang beraneka ragam. Contoh organ adalah jantung yang berperan untuk memompa darah, organ paru-paru untuk pertukaran oksigen dan karbon dioksida, organ telinga untuk mendengar, dan organ mata untuk melihat. Organ-organ pada tumbuhan, contohnya daun untuk pertukaran gas dan berlangsungnya fotosintesis, bunga untuk perkembangbiakan, dan akar untuk menyerap air dan garam-garam mineral.
Gambar 5. Organ paru paru Manusia dan organ tumbuhan
Sumber: Gudang makalah.blogger (google image)
e. Tingkat Individu
Individu dapat berupa organisme bersel tunggal (uniseluler), juga bersel banyak (multiseluler). Contoh organisme bersel tunggal yaitu bakteri dan protozoa. Satu sel bakteri dikatakan sebagai satu individu. Sementara itu, contoh organisme bersel banyak adalah manusia, hewan, dan tumbuhan. Seekor kelinci, satu pohon dan satu tanaman mawar dikatakan sebagai satu individu.
Gambar 6 : Organisme uniseluler Paramecium
Sumber: Pelajaran Sekolah Umum.blogger (google image)
f. Tingkatan Bioma
Bioma adalah wilayah yang memiliki sifat geografis dan/atau iklim yang sama yang diklasifikasikan berdasarkan vegetasi dominan dan ditandai oleh adaptasi organisme terhadap lingkungan suatu habitat tertentu. Terdapat 9 macam bioma yaitu bioma hutan hujan tropis, bioma hutan bakau, bioma hutan lumut, bioma savana, bioma padang rumput (stepa), bioma padang pasir (gurun), bioma hutan gugur, bioma taiga, dan bioma tundra. Antara dua bioma dipisahkan oleh ecotone berupa suatu garis pembatas atau garis pemisah yang tidak begitu jelas tetapi dicirikan dengan adanya tumbuhan dan hewan yang khas.
Gambar 7. Ragam Bioma
Sumber:Tutorialbhsinggris.co.id(google image)
2. Cabang-cabang Biologi
Ahli Biologi akan mempelajari struktur, fungsi, pertumbuhan dan perkembangan, evolusi, distribusi, identifikasi, hingga taksonomi. Ilmu biologi mengalami banyak kemajuan serta berkembang dengan pesat. Sehingga banyak cabang-cabang Biologi baru yang bermunculan.
Cabang-cabang Biologi akan dibagi berdasarkan objek kajiannya
â–ª Agronomi : Ilmu tentang budidaya tanaman
â–ª Akarplogi : Ilmu tentang hewan caplak
â–ª Algologi : Ilmu tentang Alga
â–ª Anatomi : ilmu tentang struktur tubuh bagian dalam dari makhluk hidup
â–ª Andrologi : Ilmu tentang macam hormon
â–ª Bakteriologi : Ilmu tentang bakteri
â–ª Bioteknologi : Ilmu tentang penggunaan penerapan proses biologi secara terpadu meliputi proses biokimia, mikrobiologi, rekayasa kimia untuk bahan pangan dan kesejahteraan manusia
â–ª Botani : Ilmu tentang tumbuhan
â–ª Ekologi : Ilmu tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungan
â–ª Embriologi : Ilmu tentang perkembangan Biologi
â–ª Entomologi : Ilmu tentang serangga
â–ª Enzimologi : Ilmu tentang enzim
â–ª Epidemiologi; Ilmu tentang penularan penyakit
â–ª Evolusi : Ilmu tentang perubahan struktur tubuh makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama
â–ª Farmakologi : Ilmu tentang obat-obatan
â–ª Fisiologi : Ilmu tentang ilmu faal
â–ª Fisioterapi : Ilmu tentang pengobatan terhadap penderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
â–ª Genetika : Ilmu tentang pewarisan sifat
â–ª Helmintologi : Ilmu tentang seluk beluk cacing (Vermes)
â–ª Herpetologi : Ilmu tentang seluk beluk Amphibi dan Reptilia
â–ª Histologi : Ilmu tentang jaringan
â–ª Imunologi : Ilmu tentang kekebalan tubuh
â–ª Klimatologi : Ilmu tentang iklim
â–ª Malakologi : Ilmu tentang Moluska
â–ª Mikrobiologi : Ilmu tentang mikroorganisme
â–ª Mikologi : Ilmu tentang jamur
â–ª Morfologi : ilmu tentang bentuk dan ciri luar hewan
â–ª Organologi : Ilmu tentang organ
â–ª Onthogeni : Ilmu tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa
â–ª Ornitologi : ilmu tentang burung
â–ª Palentologi : Ilmu tentang fosil
â–ª Patologi` : Ilmu tentang penyakit dan pengaruhnya bagi manusia
â–ª Phylogoni : Ilmu tentang perkembangan makhluk hidup
â–ª Protozoologi : ilmu tentang protozoa
â–ª Sanitasi : Ilmu tentang kesehatan lingkungan
â–ª Sitologi : Ilmu tentang sel
â–ª Taksonomi : Ilmu tentang penggolongan makhluk hidup
â–ª Teratologi : Ilmu tentang cacat janin dalam kandungan
â–ª Virologi : Ilmu tentang virus
â–ª Zoologi : Ilmu tentang hewan
3. Manfaat Mempelajari Biologi
Biologi berada di tengah-tengah kita atau sebaliknya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya Biologi sangat besar manfaatnya dalam meningkatkan kesejahteraan manusia. Biologi dapat diterapkan dalam berbagai bidang, seperti kedokteran, industri, pertanian, peternakan dan lain-lain. Bidang-bidang ilmu yang memanfaatkan Biologi antara lain sebagai berikut.
a. Bidang Pertanian
Dengan menerapkan ilmu botani, fisiologi, anatomi, dan genetika, petani dapat memilih dan menghasilkan jenis tumbuhan yang bersifat unggul. Melalui rekayasa genetika, produksi pangan dapat lebih meningkat. Misalnya buah tomat yang biasanya warna merah, hijau menjadi tomat warna ungu
Gambar 8. Tomat Ungu hasil Rekayasa Genetika
Sumber : Liputan6.com
b. Bidang Peternakan
Dengan menerapkan beberapa cabang Biologi seperti zoologi, fisiologi, anatomi, embriologi, taksonomi, dan genetika, para peternak dapat menghasilkan bibit unggul dengan cara kawin suntik (inseminasi) dan kawin silang (bastar). Contoh hewan jenis unggul adalah ayam ras, ayam broiler, sapi perah, dan sebagainya.
Gambar 9: Sapi penghasil susu lebih sehat
Sumber : Techno.okezone
c. Bidang Kedokteran
Anatomi, fisiologi, mikrobiologi, dan patologi, merupakan cabang-cabang ilmu Biologi yang membantu para dokter dalam mengusahakan penyembuhan suatu penyakit. Cabang-cabang biologi tersebut dapat membantu dokter untuk melakukan berbagai macam operasi, memperbaiki atau mengganti jaringan atau organ tubuh yang rusak.
Gambar 10. Proses transpalasi Kulit
Sumber : Media Indonesia
d. Bidang Industri
Berkembangnya cabang ilmu Biologi seperti zoologi, botani, mikrobiologi, biokimia, taksonomi dan bioteknologi, manusia dapat memanfaatkan dan mengembangkan berbagai bagian tubuh tumbuhan dan hewan menjadi bahan baku industri. Gambar berikut salah satu manfaat mikroorganisme dalam industri
Gambar 11. Proses Pembuatan Yoghurt
Sumber : Kabartani.com
e. Bidang Perikanan
Pemanfaatan biologi dalam bidang perikanan tambak antara lain dalam upaya budidaya ikan dan dalam usaha pelestarian ekosistem perairannya. Contohnya yakni dalam pembuatan tambak-tambak, karamba jala apung (kajapung), maupun rumpon, terumbu karang, hutan mangrove, dan hutan bakau
Gambar 12. Integrasi mangrove dan tambak udang
Sumber: Regional kompas
f. Bidang Kriminologi
Molekul DNA dapat diisolasi dari sel, kemudian dideteksi sehingga memberikan gambaran enzim restriksi yang khas pada setiap orang. Contoh pada kasus perebutan anak di pengadilan dapat diselesaikan dengan adanya hasil tes DNA, karena anak memiliki kesamaan enzim restriksi dengan orangtuanya. Saat ini DNA banyak dimanfaatkan untuk tehnik forensic dalam mengungkap kejahatan.
Gambar 13. Struktur DNA
Sumber:Intisari online-Grid.ID
C. Rangkuman
1. Makhluk hidup memilki karakteristis dasar, yaitu tersusun dari sel, mengalami pertumbuhan dan perkembangan, bernapas, melakukan metabolisme, merespons rangsang, bereproduksi, dan beradaptasi terhadap lingkungan.
2. Tingkatan organisasi kehidupan terdiri atas : tingkatan molekul, sel, jaringan, organ dan sistem organ, individu dan bioma.
3. Kemajuan ilmu biologi banyak memberikan sumbangan bagi kemajuan dan kesejahteraan manusia dalam berbagai bidang yaitu: Bidang pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran, industri dan kriminologi.
D. Penugasan Mandiri
Setelah membaca uraian materi di atas, tentu kalian bisa menjawab pertanyaan dengan baik. Agar lebih paham coba kerjakan tugas berikut ini!
Virus Corona Covid 19 Menyerang Otak
(Koresponden BBC bidang medis)
2 Juli 2020
Stroke, delirium, kecemasan, kebingungan, keletihan - daftarnya terus bertambah. Jika Anda berpikir Covid-19 hanyalah penyakit pernapasan, pikirkan lagi.
Setiap minggu berlalu, semakin jelas bahwa virus corona dapat memicu sejumlah besar masalah neurologis, yaitu penyakit yang ditimbulkan akibat kelainan pada sistem saraf manusia.
Beberapa orang yang memiliki penyakit relatif ringan menghubungi saya dan berbicara tentang dampak kognitif yang melekat akibat penyakit virus corona terutama masalah terkait dengan ingatan, kelelahan, dan sulit fokus.
Sebuah studi yang dimuat jurnal Lancet Psychiatry menemukan komplikasi otak pada 125 pasien virus corona yang sakit parah di rumah sakit di Inggris. Hampir setengahnya menderita stroke karena pembekuan darah, sementara yang lain mengalami peradangan otak, psikosis, atau gejala mirip demensia.
Salah satu penulis laporan, Prof Tom Solomon dari University of Liverpool, mengatakan kepada saya, "Sudah jelas sekarang bahwa virus ini memang menyebabkan masalah di otak, padahal awalnya kami mengira itu semua tentang paru-paru. Sebagian disebabkan oleh kurangnya oksigen ke otak.
Di Kanada, ilmuwan saraf Prof Adrian Owen telah meluncurkan studi online global tentang bagaimana virus mempengaruhi kognisi. Owen mengatakan: "Kita sudah tahu bahwa para penyintas ICU rentan terhadap gangguan kognitif. Jadi, ketika jumlah pasien Covid-19 yang pulih terus meningkat, semakin jelas bahwa dipulangkan dari ICU bukanlah akhir bagi orang-orang ini. Ini hanya awal dari pemulihan mereka".
Sumber : https://www.bbc.com/indonesia/majalah-
Setelah membaca artikel di atas coba kalian menjawab pertanyaan berikut ini! 1. Jelaskan menurut pendapat kamu di tingkat organisasi makhluk hidup yang mana yang diserang virus Covid 19 ?
2. Uraikan cabang-cabang ilmu biologi apa saja yang harus dipelajari seorang dokter untuk mengatasi penyakit tersebut?
3. Bagaimana manfaat ilmu Biologi dalam mengatasi pandemi Virus Covid 19?
E. Latihan Soal
Pilihlah satu jawaban yang paling benar
1. Ruang lingkup biologi yang dalam pengkajiannya memerlukan alat bantu mikroskop, misalnya….
A. Atom dan molekul
B. Organel, sel dan jaringan
C. Bioma dan biosfer
D. Membran Sel saja
E. Organ dan sistem organ
2. Dalam usaha meningkatkan produksi pangan para peneliti telah berhasil mengembangkan bibit unggul dengan cara hibridisasi. Cabang biologi yang mendasarinya adalah…
A. Sitologi
B. Histologi
C. Taksonomi
D. Genetika
E. Botani
3. Kejadian berikut yang bukan merupakan objek kajian biologi adalah….
A. Pembuatan tempe dengan memanfaatkan bioteknologi konvensional
B. Pengamatan air kolam dengan mikroskop dan menemukan benda bergerak
C. Bangkai tikus yang membusuk setelah dibiarkan beberapa hari
D. Kandungan mineral sulfur pada batuan sekitar gunung berapi
E. Bintil akar pada tanaman polong-polongan
4. Objek dan kajian biologi yang diperlukan untuk mengembangkan obat penyakit flu burung (SARS) adalah….
A. Bakteri
B. Virus
C. Sanitasi
D. Parasite
E. Epidemiologi
5. Di suatu tempat terdapat kumpulan kelompok belalang, kelompok semut dan kelompok rumput. Kumpulan kelompok tersebut akan membentuk….
A. Ekosistem
B. Komunitas
C. Bioma
D. Biosfer
E. Lingkungan
Kunci Jawaban dan Pembahasan
Pedoman Penskoran
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban yang terdapat di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.
Nilai = Nilai Perolehan / Nilai Maksimal x 100 %
Konversi tingkat penguasaan:
90 - 100% = baik sekali
80 - 89% = baik
70 - 79% = cukup
< 70% = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang belum dikuasai.
F. Penilaian Diri
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan bertanggung jawab dengan memberi tanda (v) pada jawaban Ya atau Tidak!
Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan pengulangan pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak". Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke pembelajaran berikutnya